4.30.2014

Lelaki Itu Telah Mati

Dia telah mati.

Lelaki dengan senyum kekanakan itu telah dibunuh.Perempuan itu bertekad untuk tidak peduli.Meskipun jiwanya masih ingin memeluk lelaki itu. Dia sudah berjanji kepada lelaki yang memiliki lesung pipi itu untuk membunuhnya.

Tepat dijantungnya. 

Perempuan itu merasakan nyeri yang teramat saat kenangan itu menikam relung jiwanya. Air matanya menetes. Tapi, ia tetap lakukan. Demi kebaikan lelaki itu, ia harus membunuhnya.

Perempuan itu harus membunuh lelaki itu beserta kenangannya, tepat di jantung hatinya.

Kini, perempuan itu kehilangan sebagian jiwanya.
Perempuan itu.... sendiri.

-Wulansari-
Perempuan Pemeluk Kenangan itu telah mati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkomentar :)