12.13.2015

Halo, Bil!




Halo, apa kabar?

Saya berharap kita dalam keadaan baik, dan sehat selalu. Rasanya rindu juga tidak menulis di blog ini. Ya, karena saat ini saya disibukkan dengan blog sebelah untuk mendapatkan receh, hehe. Baiklah, saya kembali ke blog ini lantaran ingin sedikit menceritakan mengenai #Bil. Bil? Siapa itu? Tentunya, dia adalah salah satu karakter rekaan saya.


Bil, perempuan yang baru saja melepaskan seragam putih abu-abu dan menginjakkan kaki di Fakultas Seni Rupa. Dia mengambil program studi Desain Interior, omong-omong. Bil mempunyai seorang sahabat bernama Ero, mereka cukup lama berteman, meskipun sempat berpisah beberapa tahun karena Bil pindah ke Semarang. Tapi, kini mereka satu jurusan di kampus dan kembali menjadi sahabat sekaligus tetangga.

Pasti kalian berpikir kalau cerita ini berpusat pada Bil dan Ero, kan? Jawabannya bisa iya, bisa tidak. Memang, Ero menyukai Bil, begitu juga sebaliknya. Tapi, itu sebelum ada laki-laki bermata sayu yang hadir di antara keduanya. 

Dia bernama Noe. Bil kerapkali bertemu dengan Noe ketika bersama Ero. Ya, karena Ero dan Noe dulunya adalah teman SMA, dan kini mereka satu prodi. Ero dan Noe merupakan senior yang digandrungi para junior. Jika Ero terkenal baik, tampan, dan ramah, Noe dikenal tampan dan playboy

Kalian pasti berpikir, ini cerita klise sekali, ya? Kalian tidak salah. Saya akui, ini kisah yang sangat klise. Tapi, justru di sanalah keunikannya. 

Kalian akan bertemu dengan lelaki periang dan lelaki penuh tanda tanya. Dan, di antara keduanya, Bil harus bisa memilih, kalau tidak jabatan mereka sebagai calon presiden fakultas akan terancam.

Sebagai informasi, naskah ini sudah saya kirim ke penerbit Mediakita. Saya berharap akan ada kabar baik dari pihak Mediakita, dan kalian akan segera bisa membaca kisah ini. 

Salam,
Wulan Kenanga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkomentar :)